Tampilkan postingan dengan label |Renungan|. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label |Renungan|. Tampilkan semua postingan

Perbedaan Otak Kanan dan Otak Kiri

Beneran ya..buku itu adalah gudang ilmu..dan membaca itu mendatangkan ilmu. Tau kan buku "7 Keajaiban Rezeki" dan "Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari dengan Otak Kanan"nya karya Ippho Santosa ?? Di buku itu aku temukan banyak ilmu..tentang cara-cara mempercepat dibukanya pintu rezeki dan Insya Allah pastinya mau aku praktekkan..without any doubt or question..

Kisah Nyata : Penyesalan Seorang Ibu

Dari sebuah milis..untuk para ibu..tolong dibaca sampai habis lalu renungkan yaa.. Cerita ini adalah kisah nyata..
-------------------------------
Saya seorang ibu dengan 2 orang anak , mantan direktur sebuah Perusahaan multinasional. Mungkin anda termasuk orang yang menganggap saya orang yang berhasil dalam karir namun sungguh jika seandainya saya boleh memilih maka saya akan berkata kalau lebih baik saya tidak seperti sekarang dan menganggap apa yang saya raih sungguh sia-sia.

Semuanya berawal ketika putri saya satu-satunya yang berusia 19 tahun baru saja meninggal karena overdosis narkotika. Sungguh hidup saya hancur berantakan karenanya, suami saya saat ini masih terbaring di rumah sakit karena terkena stroke dan mengalami kelumpuhan karena memikirkan musibah ini.

Putera saya satu-satunya juga sempat mengalami depresi berat dan Sekarang masih dalam perawatan intensif sebuah klinik kejiwaan, dia juga merasa sangat terpukul dengan kepergian adiknya. Sungguh apa lagi yang bisa saya harapkan. 

Kepergian Maya dikarenakan dia begitu guncang dengan kepergian Bik Inah pembantu kami..Hingga dia terjerumus dalam pemakaian Narkoba. Mungkin terdengar aneh kepergian seorang pembantu bisa membawa dampak Begitu hebat pada putri kami.


Harus saya akui bahwa bik Inah sudah seperti keluarga bagi kami, dia telah ikut bersama kami sejak 20 tahun yang lalu dan ketika Doni berumur 2 tahun.

Bahkan bagi Maya dan Doni, bik Inah sudah seperti ibu kandungnya sendiri. Ini semua saya ketahui dari buku harian Maya yang saya baca setelah dia meninggal.. 

Maya begitu cemas dengan sakitnya bik Inah, berlembar-lembar buku hariannya berisi hal ini.

Dan ketika saya sakit (saya pernah sakit karena kelelahan dan diopname di rumah sakit selama 3 minggu). Maya hanya menulis singkat sebuah kalimat di buku hariannya "Hari ini Mama sakit di Rumah sakit" , hanya
itu saja. Sungguh hal ini menjadikan saya semakin terpukul. Tapi saya akui ini semua karena kesalahan saya.

Begitu sedikitnya waktu saya untuk Doni, Maya dan Suami saya. Waktu saya habis di kantor, otak saya lebih banyak berpikir tentang keadaan perusahaan dari pada keadaan mereka. Berangkat jam 07:00 dan pulang di rumah 12 jam kemudian, bahkan mungkin lebih. Ketika sudah sampai rumah rasanya sudah begitu capai untuk  memikirkan urusan mereka.

Memang setiap hari libur kami gunakan untuk acara keluarga, namun sepertinya itu hanya seremonial dan rutinitas saja, ketika hari Senin tiba saya dan suami sudah seperti "robot" yang terprogram untuk urusan 
kantor.
 
Sebenarnya ibu saya sudah berkali-kali mengingatkan saya untuk berhenti bekerja sejak Doni masuk SMA namun selalu saya tolak, saya anggap ibu terlalu kuno cara berpikirnya. Memang Ibu saya memutuskan berhenti bekerja dan memilih membesarkan kami 6 orang anaknya.

Padahal sebagai seorang sarjana ekonomi karir ibu waktu itu katanya sangat baik. Dan ayahpun ketika itu juga biasa-biasa saja dari segi karir dan penghasilan. Meski jujur saya pernah berpikir untuk memutuskan berhenti bekerja dan mau mengurus Doni dan Maya, namun selalu saja perasaan bagaimana kebutuhan hidup bisa terpenuhi kalau berhenti bekerja, dan lalu apa gunanya saya sekolah  tinggi-tinggi? .

Meski sebenarnya suami saya juga seorang yang cukup mapan dalam karirnya dan penghasilan.


Dan biasanya setelah ada nasehat ibu saya menjadi lebih perhatian pada Doni dan Maya namun tidak lebih dari dua minggu semuanya kembali seperti asal urusan kantor dan karir fokus saya.

Dan kembali saya menganggap saya masih bisa membagi waktu untuk mereka, toh teman yang lain di kantor juga bisa dan ungkapan "kualitas pertemuan dengan anak lebih penting dari kuantitas" selalu menjadi patokan saya. Sampai akhirnya semua terjadi dan diluar kendali saya dan berjalan begitu cepat sebelum saya sempat tersadar.

Maya berubah dari anak yang begitu manis menjadi pemakai Narkoba. Dan saya tidak mengetahuinya! !! Sebuah sindiran dan protes Maya saat ini selalu terngiang di telinga. Waktu itu bik Inah pernah memohon untuk berhenti bekerja dan memutuskan kembali ke desa untuk membesarkan Bagas, putera satu-satunya, setelah dia ditinggal mati suaminya .. Namun karena Maya dan Doni keberatan maka akhirnya kami putuskan agar Bagas dibawa tinggal bersama kami..

Pengorbanan bik Inah buat Bagas ini sangat dibanggakan Maya. Namun sindiran Maya tidak begitu saya perhatikan. Akhirnya semua terjadi , setelah tiba-tiba jatuh sakit kurang lebih dua minggu, bik Inah meninggal dunia di Rumah Sakit.

Dari buku harian Maya saya juga baru tahu kenapa Doni malah pergi dari rumah ketika bik Inah di Rumah Sakit. Memang Doni pernah memohon pada ayahnya agar bik Inah dibawa ke Singapore untuk berobat setelah dokter di sini mengatakan bahwa bik Inah sudah masuk stadium 4 kankernya.

Dan usul Doni kami tolak hingga dia begitu marah pada kami. Dari sini saya kini tahu betapa berartinya bik Inah buat mereka, sudah seperti ibu kandungnya! Menggantikan tempat saya yang seolah hanya bertugas melahirkan mereka saja ke dunia. Tragis !

Dan sebuah foto "keluarga" di dinding kamar Maya sering saya amati kalau lagi kangen dengannya. Beberapa bulan yang lalu kami sekeluarga ke desa bik Inah.


Atas desakan Maya kami sekeluarga menghadiri acara pengangkatan Bagas sebagai kepala sekolah madrasah setelah dia selesai kuliah dan belajar di pesantren..

Dan Doni pun begitu bersemangat untuk hadir di acara itu padahal dia paling susah untuk diajak ke acara serupa di kantor saya atau ayahnya. Dan difoto "keluarga" itu tampak bik Inah, Bagas, Doni dan Maya tersenyum bersama.. 

Tak pernah kami lihat Maya begitu senang seperti saat itu dan seingat saya itulah foto terakhirnya .

Setelah bik Inah meninggal Maya begitu terguncang dan shock, kami sempat merisaukannya dan membawanya ke psikolog ternama di Jakarta . Namun sebatas itu yang kami lakukan setelah itu saya kembali berkutat dengan urusan kantor.

Dan di halaman buku harian Maya penyesalan dan air mata tercurah. Maya menulis :

"Ya Tuhan kenapa bik Inah meninggalkan Maya, terus siapa yang bangunin Maya, siapa yang nyiapin sarapan Maya, siapa yang nyambut Maya kalau pulang sekolah, Siapa yang ngingetin Maya buat berdoa, siapa yang Maya cerita kalau lagi kesel di sekolah, siapa yang nemenin Maya kalo nggak bisa tidur..Ya Tuhan , Maya kangen banget sama bik Inah" 

Bukankah itu seharusnya tugas saya sebagai ibunya, bukan bik Inah ?

Sungguh hancur hati saya membaca itu semua, namun semuanya sudah terlambat tidak mungkin bisa kembali, seandainya semua bisa berputar kebelakang saya rela berkorban apa saja untuk itu.

Kadang saya merenung sepertinya ini hanya cerita sinetron di TV dan saya pemeran utamanya. Namun saya tersadar ini real dan kenyataan yang terjadi.

Sungguh saya menulis ini bukan berniat untuk menggurui siapapun tapi sekedar pengurang sesal saya semoga ada yang bisa mengambil pelajaran darinya.

Biarkan saya yang merasakan musibah ini karena sungguh tiada terbayang beratnya.

Semoga siapapun yang membaca tulisan ini bisa menentukan "prioritas hidup dan tidak salah dalam memilihnya". Biarkan saya seorang yang mengalaminya. Saat ini saya sedang mengikuti program konseling/therapy untuk menentramkan hati saya.

Berkat dorongan seorang teman saya beranikan tulis ini semua.

Saya tidak ingin tulisan ini sebagai tempat penebus kesalahan saya, karena itu tidak mungkin! Dan bukan pula untuk memaksa anda mempercayainya, tapi inilah faktanya. Hanya semoga ada yang memetik manfaatnya. Dan saya berjanji untuk mengabdikan sisa umur saya untuk suami dan Doni.

Dan semoga Tuhan mengampuni saya yang telah menyia-nyiakan amanahNya  pada saya.


Dan disetiap berdoa saya selalu memohon ;

"YA Tuhan seandainya Engkau akan menghukum Maya karena kesalahannya, sungguh tangguhkanlah Ya Tuhan, biar saya yang menggantikan tempatnya kelak, biarkan buah hatiku tentram di sisiMu". Semoga Tuhan mengabulkan doa saya.


Salam,
Herni Ardiani


YM : diani_122
FB : Herni Ardiani Rendy
Twitter : @herniachfan
Telp : +62 8111 881 772


Curhatan Bunda

Dear Bunda,

Ini curhatanku tentang kekhawatiran/kegundahan yang udah lama aku rasakan, dan ternyata semakin kesini semakin besar kekhawatirannya..

Bunda..aku banyak denger cerita dari temen-temen sekitar juga dari beberapa berita, kalau semakin kesini nih..semakin buuaannyyyaaakkk pengasuh/pembantu/ART/ or what ever namanya itu lah yang semakin aneh-aneh yaaa..

1. oleh si mbak, anak yang dititipin ibunya karena ibunya bekerja di kantor yang serrriiiinnngggg makan mie instan krn si mbak malas masak, dan akhirnya karena keseringan, si anak sampe kena infeksi usus yang akhirnya sampe masuk Rumah Sakit.

Apa musti nunggu anak kita masuk Rumah Sakit dulu baru kita sadar ?

Juga..Seringkali aku denger komentar orang-orang yang tau kalau Mas Alif itu seneng dan mau dan alhamdulillah mudah bgt makan sayur, "Wah..Mas Alif hebat ya suka makan sayur. Kalau anak saya mah susaaahhh makan sayurnya.."

Helloooooowwwww..Mas Alif alhamdulillah mudah makan sayur krn sejak MPASI udah aku biasakan! Jadi kalau bilang, "anak saya mah susaaahhhhh bannggeeettttt makan sayurnya.." ..introspeksi yyaaa..selama ini apa menu makan si anak? Nasi+daging+kuah??? Mana sayurnyaaa?? Bukan salah si anak yaaa..anak kan belum ngerti mana sayur, mana daging kalau nggak dikenalin.. Got it Mom?

2. oleh si mbak, anaknya dikasih obat tidur supaya si mbak bisa leluasa lakukan hal yang lainnya...

Taukah Bunda apa efek dari obat tidur?? Tanya deh sama Om Google!

3. Oleh si mbak, si anak dibiarkan aja main sendiri tanpa ada interaksi, yang akhirnya si anak mengalami keterlambatan dalam bicara atau bahkan berjalan..si anak juga jadi anak yang main aja gitu sendirian, nggak berinteraksi dengan sekitarnya dan jadi pendiem. Anak yang pendiem itu, menurutku, bukan karena sifatnya yang pendiem, tapi karena jarang diajak ngomong yyaaaa..

4.Oleh si mbak, si anak dibawa pergi jalan-jalan tanpa sepengetahuan ibunya.. (ngalamin sendiri nih yang satu ini. Masih inggeeettttt banget. Untungnya si mbak niatnya memang cuma pengen maen ke rumah temennya yang aku lupa entah dimana, tp aku inget aku dibawa keluar rumah saat mamaku lagi kerja).

5. Oleh si mbak, kebersihan si anak kurang diperhatikan.. aku pernah loh liat anak yg abis megang kucing  trus tangan si anak langsung masuk mulut sementara si mbak lagi entah ada dimana. Kebayang gak sih berapa banyak kuman yang masuk ke tubuhnya?

6. Dan banyak bunda yang akhirnya jadi permisif sama pengasuh anaknya, dan  bahkan malah si pengasuh itu yang lebih berkuasa. segala permintaan si pengasuh diturutin karena klo nggak diturutin takut anaknya diapa-apain sama pengasuh itu, atau takut pengasuh itu resign jadinya repot lagi cari yang baru sementara pekerjaan di kantor udah numpuk, blm lagi boss yang melototin. hiiyyaaaahhhh.. sebenernya yang dititipin anak olehNya itu siapa ya?

Poin yang nomor 6 itu hasil analisaku ya terhadap mbak yang terakhir kerja di rumah dan sekarang udah pulang kampung.. Jadi si mbak ini dari ceritanya, dia sebelumnya kerja 5 thn ngasuh anak di daerah Bintaro. Trus pernah aku tanya, "koq betah banget bisa sampe 5 tahun ?" Jawabnya,"abis ibunya baik.."

Dia baru 3 bulan kerja di rumah, kerjanya pun beberes rumah+masak, nggak pegang Mas Alif, dan di rumah ada aku yang bisa kontrol kerjanya tiap hari. Tiap kali dia berbuat kesalahan, ya ditegur wajar dong yaaaa... eh..tiap ditegor malah dia jawab balik. gubrak deh..ngeyelnya setengah mati.

Aku minta tolong beli sesuatu ke warung, eh..pulangnya bilang,"mbak..tadi saya minta 2000 buat beli es." hiyah loohhh..uang 2000 nya sih nggak masalah..yang masalah adalah, kenapa nggak minta ijin dulu sama yang punya uang???

Di depan rumah ada pohon delima yang berbuah, dipetik loh buah delima nya sama dia tanpa minta ijin!!

Ngeliat dari tingkah lakunya..kesimpulanku adalah..dia betah 5 tahun kerja ngasuh anak di Bintaro itu ya karena disana dia nggak ada yang ngawasin, jarang ditegur. Bapak+Ibu majikannya kerja, lalu dia asuh anak majikannya itu, ya pastinya lah si Ibu ngasih banyak kelonggaran sama si mbak ini pasti dengan alasan supaya dia betah jadi si Ibu ini jadi serba permisif.

Bunda..kalau bisa..asuhlah anak titipanNya dengan tanganmu sendiri. Itulah kenapa ada ungkapan bahwa surga di bawah telapak kaki Ibu, bukan di bawah telapak kaki kakek/neneknya apalagi pengasuh. Berapa sih gaji bunda di kantor? belasan juta? Puluhan juta? coba bandingkan dengan pendidikan/kasih sayang/kedekatan yang tidak anak terima selama bunda di kantor..sebanding?

Alasan ekonomi ??? Ekonomi yang mana? punya mobil kan? punya motor? punya rumah? bisa makan di restoran? bisa jalan-jalan?? itu udah termasuk mewah loh..

Alasan pendidikan yang semakin mahal?? Pendidikan memang semakin mahal.. Karena itu aku memilih untuk bekerja dari rumah jadi tetep punya penghasilan.

Salam,
Herni Ardiani


YM : diani_122
FB : Herni Ardiani Rendy
Twitter : @herniachfan
Telp : +62 8111 881 772


Renungan : Anak, Orang Tua, Pengasuh

Dunia anak kecil penuh dengan kreatifitas yang terkadang ulahnya membuat kita tersenyum, tertawa, bahagia dan juga terkadang marah.... Ita adalah contoh seorang anak kecil yang penuh dengan daya kreatifitas yang membuat ayah - ibunya tidak akan pernah lupa dengan apa yang telah dilakukannya...

Sepasang suami istri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun.
Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan , tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Kenapa Orang Menjauh dari MLM ?

Kenapa ya..orang kita klo dah denger MLM, pasti selalllluuuuuuuuuuu aja negatif thinking. Aku dulu juga gitu koq. Klo dah denger MLM, pasti Menghindar..Menjauh..Mencibir.. Yang dipikiran itu MLM = nggangguin orang, maksa-maksa orang, nawar-nawarin orang untuk gabung, diberi janji-janji surga tapi ujung-ujungnya tepuuuuuu, musti door-to-door, jualan, sales, dst..dst... Ya khan???

Tapi tau gak? Setelah aku renungkan nih yaaaa...apalagi setelah Pak Mario Teguh bilang,"Selagi masih muda, pilihlah pekerjaan dengan penghasilan yang tak terbatas. Bercita-citalah yang ttiiiinnngggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii..iiiiiiiiii Hanya orang yang tua yang butuh keamanan, dan kenyamanan (finansial,red) karena mereka sebentar lagi mau pensiun." Kurang lebih Pak Mario Teguh bilangnya gitu deh. Wah..aku lantas mikir, orang sekaliber Mario Teguh aja begitu mendukung bisnis MLM. Berarti ini bisnis yang baik. Tapi kenapa orang-orang malah menjauh??

Nih..sekarang aku terjun dalam bisnis MLM. Setelah aku masuk ke bisnis jenis ini, aku tau kenapa orang jadi males melakoni bisnis jenis ini. Padahal niiiihhhhhhhhh...ini adalah jenis bisnis yang menguntungkan kita berkali-kali lipaaaatttttttt dibandingkan kerja kantoran (tanpa mengurangi rasa hormat kepada pekerja kantoran. Suamiku kerja kantoran koq. ;P).

Kenapa orang menjauh dari MLM ?? Coba dicek deh..bener gak apa yang aku bilang, diantaranya :

1. Bisnis MLM = kita tidak PASTI digaji tiap bulan = merasa tidak aman
Ini nih..merasa tidak aman. itu kuncinya. Karena di bisnis jenis ini, KITA DIBAYAR, SESUAI BESARNYA KERJA KITA (kerja kecil = pendapatan kecil, kerja keras = pendapatan besar, Nggak kerja = ya nggak dapet uang donk.. hehehee..). Kan yang enak itu klo PASTI DIGAJI TIAP BULAN, DAN BISA MGB (Makan Gaji Buta a.k.a dateng ke kantor buat absen doang, ngobrol ngalur ngidul sana-sini, trus pulang lagi tapi tetep digaji. Itu kan yang enak..ngaku hayoooo. hehehehe ;PP)

2. Musti jualan = SALES..
Ini nih yang pada sebagian orang suka malas. Jualan. Nawar-nawarin orang. Gengsi kali yah.. Hei..hei..hei.. BISNIS MANA YANG NGGAK ADA SALESnya???? Gak ada nawar-nawarin ke orang?? Jaman Rasulullah dulu aja, istrinya rezekinya berluwiiiimmmpppaaaahhh dari hasil berdagang. Berdagang = jualan = Sales, bukan???

3.Musti cari Downline.
Lha,...emangnya kenapa klo cari downline?? Kan sama aja kita ngajak orang lain kerja, ngajak orang lain untuk berpenghasilan. Jadi bisa mengatasi pengangguran kan?? ;P

4.MAHAL
Nah..klo yang ini, kitanya yang harus jeli memilih. Memang ada perusahaan MLM yang harga produknya mahal-mahal dan jenisnya aneh-aneh. Pilih produk yang bisa dipake untuk sehari-hari. Contohnyaaaa.. ORIFLAME. Produk-produknya bisa dipake dan dibutuhkan bangeeeddd untuk sehari-hari bagi pria atau wanita, bayi ataupun anak-anak. Harganya juga relatif terjangkau. Kualitasnya dijamin, dan ada sertifikat dari BPOM. Kalo dah gitu apa masih ragu?? ;-)

5.Takut Ditipu
Sekali lagi...kita yang harus jeli. Kan baru-baru ini ada perusahaan MLM yg tutup krn nipu konsumennya. Aku sendiri sih pernah hadir di presentasi perusahaan MLM itu. Aku gak gabung knp?? Karena antara barang, harga, dan janji koq kayaknya gak sinkron... timpang..klo timpang, yaaaaa...klo gak penipuan, ya palingan bentar lagi perusahaannya ke laut. heheheheee.. Untung gak ikutan kan... :pp

6. Hanya menguntungkan orang yang di atas.
Hahahahahaa...yang jelas niiiihhhhhhhh...orang yang udah ada di atas kan juga tadinya mulai di bawah bukan?? lalu dengan usaha dan kerja kerasnya, dia berada di atas...dan apakah dia tidak berhak menikmati buah dari hasil kerja kerasnya sebelumnya??? Makanyaa...jangan mau di bawah melulu..naik dong ke atas.. :pp Lagipula..pasti orang yang diatas sering turun ke bawah, memaintain hubungannya dengan downline-downlinenya, memberi semangat para downlinenya supaya juga bisa sukses, mentransfer ilmu ke downline-downlinenya supaya semuanya bisa sukses. Kalo nggak, gak mungkin downlinenya tetep eksis! Bukankah itu juga kerja??

Klo di MLM sih..yang pasti.. nggak kerja = no money, sedikit kerja = less money, banyak kerja = more money.. ADIL KAN??

Betul ?? ;P  Intinya, semua itu hanya pikiran kita. Let's see MLM from other perspective.

Kisah Nyata Kasih Sayang Ibu Sepanjang Masa

Di sebuah milis yang aku ikuti, ada posting dari anggota milis berjudul "Kisah Nyata Sebuah Cinta Kasih Seorang Ibu".. Di postingan itu si penulis bilang, "Kisah ini muncul dari tragedi gempa bumi sichuan, ketika sebuah rumah roboh, ibu dan bayi berumur 3-4 bulan terkurung didalamnya. Bayi tersebut dilindungi oleh ibunya dengan tubuhnya ia berlutut sujud diatas sang bayi sebagai perisai anakny dari runtuhan puing dan menyusuinya.ketiak di temukan regu penyelamat sang ibu telah meninggal dunia akan tetapi sang bayi hidup dan sedang tertidur nyenyak.." ...

Ini fotonya :

foto diambil dari http://u.kaskus.us/4/n5ierlrv.jpg.

Speechless.. Only tears falling from my eyes while my heart's shaking..

Presence Pride Precious

"Sometimes, when you look back to the years you've gone through,
there are things or ones you did not realize the value of their presence..
But once you conquer your pride, and try to open your heart,
you might find what you have lost in the past..
And sure..it will never be too late,
to fight for something, or someone precious, in your life.."
written by : Me !

Keinget waktu bikin puisi ini, seolah-olah pikiran, hati, tangan, dan mataku dibimbingNya untuk menorehkan setiap huruf, kata, juga kalimat ke atas kertas coret-coretan aja sih waktu itu.. sambil iseng-iseng..

Tapiiiiii.. tiap kali aku baca ulang dan ulang dan ulang dan ulang dan ulang (hehehee..) lagi puisi ini, ternyata maknanya daleeeeeeeeeemmmmmmmmmm banget! Seolah Allah ngingetin aku untuk nggak menyia-nyiakan orang-orang yang udah sayang sama aku..

Terima kasih Ya Allah, atas bimbinganMu sehingga puisi ini ada..

Teguran Allah

"Apa yang baik menurutmu, belum tentu baik dimataNya..Dan apa yg tidak baik menurutmu, bisa jadi baik menurutNya.."

Penggalan ayat dari kitab suci AlQuran di atas emang kena banget deh..jadi gini ceritanya...

Aku pernah punya pengalaman kurang menyenangkan dengan orang Taurus. Bisa dibilang sampe trauma. Sampe sekarang..Maap nih buat para Taurusian..tp ini spesifik ke satu orang aja koq, gak semuanya. hehehehee.. U know what I mean khaaannn?? ;P Sampe-sampe aku dalam hati berdoa, "Ya Allah, kalo bisa, jangan sampe 'ketemu' lagi sama orang Taurus yaaa..." saking traumanya.. heheheehehehee..

Tahun-tahun berlalu, dan aku memang nggak 'ketemu' lagi. LLEEEGGGAAAAAAAAA..

BUUUTTTT.. U KNOW WHAT??? Saat dokter bilang Alhamdulillah aku sedang hamil, dokter nanya, kapan HPHTnya? Untuk menghitung perkiraan lahir  si calon janin (sekarang Alhamdulillah si calon janin umurnya 12,5 month. hehehheee).. ini orangnya..lagi begaya pas ulang taun. hahahahaaa..

Nah..HPHTku itu pas bangeddddd sama ulang taunnya Abinya Mas ALif. Seneng..bahagia..karena ada calon janin di perutku (pada waktu itu), dan HPHTnya pppaaassss bgt sama ulang taunnya Abi.. Setelah dihitung-hitung...ENG ING ENG...TERNYATAAAAAA...perkiraan lahir si calon janin menurut dokter adalah 27 April 2009.. WHICH IS.. zodiaknya TAURUS!!!

Disitu aku seolah ditegurNya, "Herni...kamu nggak boleh benci..kamu harus ikhlas..." Tapi tetep yaaaaa..yg namanya klo dah disakiti, pasti susah untuk bisa ikhlas. But still keep trying koq. ;-) Dari situ aku hanya bisa berdoa.."Ya Allah..tanggal lahirnya jangan sama yaaaa...". Dan Alhamdulillah..Allah, saking sayangnya ke hambaNya yang penuh dosa ini, mengabulkan doaku. At least..Tanggal lahirnya gak sama!! hehehee.. *bersyukur..bersyukur..sambil belajar untuk memaafkan..* Ini fotonya waktu baru ditarik keluar sama eyang dokter. hehehehee..


Yup!! Alhamdulillah calon janin itu lahir dengan sehat dan selamat tanggal 27 April 2009, berbintang TAURUS,  bernama ALIF RAHMAN AFFAN. Anakku dan Abinya..

Love U Abi dan Mas AL..apapun zodiaknya, Bunda selalu sayang...sampai kapanpun..

SSSOOOO..Menurutmu, pelajaran apa yang bisa dipetik dari kejadian ini??? ;PP

Impian

Enak yah klo bisa bela-beli ina-itu tanpa mikir, "klo beli itu, tabunganku tinggal berapa yach?? sekarang aja masih tanggal segini..".. Pengen rasanya bisa ngasih orang-orang yang kita sayangi, temen-temen sesuatu apapun bentuknya yang bermanfaat tanpa perlu mikir,"wah..tabunganku nggak cukup.." Gregetan..

Dari keinginan itu...ataauuuuu.. bisa disebut impian kali yah..kita pasti jadi punya TEKAD. TEKAD untuk bisa mewujudkan impian itu.. KAMU PUNYA TEKAD KAN???
 Karena itu..ini langkah awalku untuk mencapai tujuan itu..GABUNG BERSAMA ORIFLAME MELALUI DBC NETWORK dan jalankan bisnisnya!

Mudah-mudahan 1 tahun mendatang impianku itu bisa tercapai..Amin..

Ikhlas

Cuma satu kata...tapi susahnya minta ampyyuuuuunnnn... terinspirasi dari kejadian sore ini..
 Sambil ajak mas ALif jalan-jalan keluar rumah sambil digendong sambil diminumin air putih, lalu ada tukang gorengan yang biasa mangkal di depan rumah. ada kakek-kakek warga daerah sini yang beli gorengan, @Rp 500. enak pulak.. heheheee... kakek-kakek itu rumahnya...mungkin bisa dibilang gubug. cuma terdiri dari susunan triplek dan seng seukuran kamar di rumah kita kali..pas kakek-kakek itu ngelewatin aku dan mas ALif, dia berhenti dulu..sambil nyapa aku dan mas ALif..terus si kakek nawarin gorengan yang tadi dibelinya ke aku..wah..mau ngambil nggak enak..kan toh aku bisa beli sendiri..kakek itu kan lebih butuh..tapi terus dipaksa si kakek untuk ngambil. disuruh ngambil 2 lagi..ya akhirnya aku ambil 2 buah gorengan. sambil aku ngucapin terima kasih, si kakek berlalu..ke sekelompok orang yang ada nggak jauh dari aku. daaaaaaannnn..orang-orang itu juga ditawarin gorengan yang dibelinya oleh si kakek.

aku kepikiran aja...si kakek itu bisa dibilang bukan orang yang berada. untuk makan aja mungkin bisa dibilang sulit..tapi dengan tanpa beban si kakek rela..ikhlas..nawarin gorengan yang dibelinya ke orang-orang yang dilewatinya...ck..ck..ck.. Subhanallah..

INDONESIAKU YA INDONESIAMU JUGA


klo lagi bengong, sering deh kepikiran..."Kenapa sih negaraku ini nggak bisa maju dan bersih seperti negara lainnya???" Kenapa yaaaa?? Padahal kan kita itu satu-satunya negara kepulauan .. terBWWEEEESSSAARRRR pulak.. satu-satunya negara dengan penduduk Muslim terBWEESSAARRRR mengalahkan Arab. Indonesiaku pun "dimanja"Nya dengan hasil bumi yang MELIMPAH RUAH..Hutannya pun LEBBAATTTT (dulu kali yaaa...)

Mungkin karena hutan lebatnya udah pada ditebang jadi "penghuni-penghuni" hutan pada pindah ke kota..heheheheee..

Agh..ribet klo mikirin beginian..mendingan liat ke diri sendiri dulu aja kali yaaaaaa...apakah kita sudah menjadi orang yang maju?? Klo kata Pak Mario Teguh, "Jadilah orang yang dirindukan kehadirannya.." heheheee... gak nyambung yak??? kekekekekkk.. tapi beliau juga bilang yang kurang lebih bunyinya begini,"Utamakan agar kita memberikan usaha yang terbaik terhadap suatu pekerjaan..bukan dilihat dari ANGKANYA." ngerti kan maksudnyah??

BERANI BERMIMPI ????


Dari kata-katanya koq kayaknya NANTANGIN bangeeedddd yaaaaaa??? DARE TO DREAM??? BERANI BERMIMPI??? hehehee.. jadi keinget dulu pernah baca buku..di buku itu dibilang..kalo kita mau berhasil, mau sukses, kita harus BERANI PUNYA MIMPI.. Definisi sukses disini bukan selalu dalam hal materi loh yaa..

Klo dipikir-pikir...bener juga. Dengan "bermimpi", kita jadi punya tujuan..tujuan hidup jangka pendek kali yah namanya..dan itu yang jadikan kita tau tentang arah hidup mau kemana, mau ngapain, mau melakukan apa... tau langkah-langkahnya apa aja untuk menuju tujuan itu..begitu bukan anak-anak??? heheheee...dah kayak bu guru ajah.. :pp

Jadi...ANDA BERANI BERMIMPI??? SAYA BERANI!! ;-)