Pernah denger kata "target" kan ? Atau malah pernah ditanya, "Target kamu apa ?" Alergi dengan kata itu ? Alergi dengan pertanyaan itu ? Pasti kita sering nemuin orang yang ngga suka dengan kata "target".. Atau mungkin bahkan kita sendiri yang ngga suka dengan kata "target"..
aku dulu nggak suka ya punya target..Aku dulu pengennya hidup itu mengalir gitu aja kayak air. Jadi ya pasrah aja dengan keadaan hidup mau dibawa kemana. Dibawa ke sana ya hayyoooooooooo...dibawa ke sini ya hayyooooooooooo... Pasrah... Pasrah atau malas?? kecil loh bedanya.. ;-)
Dan ini aku pahami sejak serius bangun bisnis di bisnis online Oriflame bersama dBC Network. Duluuuuu.. aku jalankan bisnis ini ya sambil lalu aja..nggak niat-niat banget. ada yang mau ikutan ya syukur..nggak mau juga nggak apa-apa. Tapi ternyata aku salah..iya..salah.. Salah karena akhirnya selama 10 bulan aku stuck aja di level yang sama padahal jenjang karirnya bagus banget.
Jujur yaaa... jenjang karir bisnis Oriflame ini jaauuuhhh lebih bagus daripada kerja di kantoran! Beneran deh..apalagi buat ibu-ibu yang punya anak..Karena bersama dBC Network, kita kerja secara online. Jadi bisa sambil jaga anak di rumah.Suami pindah tugas ke mana pun bisnis masih bisa tetep jalan dengan baik. Kita tinggal tenteng laptop dan koneksi internet. Peningkatan penghasilannya dalam 1 tahun bisa sampai 10x lipat!! Dengan catatan, kita kerjanya bener yaaa.. segala yang dinasehatkan pendahulu kita yang udah sukses duluan di bisnis ini memang dikerjakan. Karena..TANPA TUJUAN YANG JELAS, KITA TIDAK AKAN PERNAH SAMPAI DI TEMPAT YANG DIHARAPKAN! Nih..liat sendiri ya jenjang karirnyaa...
Sama aja kooqqq sama naik mobil. Misalnya nih..pengen jalan-jalan naik mobil, tapi nggak tau mau kemana. Yang ada yaaaa..cuma muter-muter aja. Mau masuk ke Mall A, males liat antrian mobilnya. Puter arah...Mau masuk ke Mall B, males karena barang-barangnya mahal-mahal. Balik lagi belok kiri..Mau masuk ke Mall C, males karena jauh dari rumah. Ya udah akhirnya Mall D aja deh yang deket rumah. Di dalam Mall D, udah aja gitu keliling-keliling mall tanpa tujuan sambil liat-liat barang yang dijual. Semua barang diliatin tapi nggak ada yang dibeli. (Hahahahahaaa.. aku banget kalau lagi iseng.. :-P). Akhirnyaaa..pulang dengan rasa lelah, trus nggak dapet apa-apa. Rasanya nggak puas kan??
Lain halnya kalau kita punya tujuan. Rasa puaassss nya itu luuaarrrr biasaaaaa kalau tujuan kita tercapai. Dan untuk mencapai tujuan itu, pasti perlu effort kan yaaaaa??
Jadi sebenernya untuk apa sih target itu ?? Target itu ya berfungsi sebagai tujuan hidup kita jangka pendek ataupun jangka panjang. Dari target yang udah ditetapkan, bisa kita breakdown sehingga kita bisa tau apa yang musti dilakukan per tahun, per bulan, per hari, bahkan per jam untuk mencapai target itu.
Dan gimana kalau misalnya targetnya miss ? Kita introspeksi aja..apa yang sudah dan yang belum dilakukan. Kalau ada manual book nya, dari manual book itu, apa yang sudah dan yang belum kita lakukan..berapa jam per hari kita kerja?
Mudah kan ? Keliatannya mudah yaaa. Aku tau koq, butuh usaha yang ekstra untuk bisa merubah diri dari yang ngga suka dengan sesuatu, menjadi suka dengan sesuatu. Dari nggak suka sama target, jadi suka sama target. Tapi... yang namanya perubahan ke arah yang lebih baik, perubahan yang positif, PASTI hasilnya juga positif. And it's worth the sacrifice ;-)
Target yang kita tetapkan pasti akan tercapai koq..Insya Allah..asal kita mau tekun, pantang menyerah, dan terrruuusssss belajar !
Blog ini isinya campur aduk. Kapan aja, Saya ingin nulis tentang apa aja, akan Saya tulis disini. Ada artikel bagus yang bisa jadi sumber nasehat buat kita, juga akan Saya posting disini. Sesuai namanya.. Mudah-mudahan blog ini bisa jadi inspirasi buat yang membacanya. Amin..
Pentingnya Menjaga Daerah Genital pada Wanita
DAERAH genital merupakan daerah yang penting untuk dirawat. Justru karena letaknya yang tertutup, area kewanitaan ini butuh perhatian ekstra.Apalagi selain sebagai alat reproduksi, juga merupakan organ penting untuk melakukan aktivitas seksual. Dikatakan oleh ginekolog dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM Jakarta Dr dr Dwiana Ocviyanti SpOG, banyak dampak yang ditimbulkan apabila seorang wanita tidak memperhatikan kebersihan daerah genital.
Di antaranya adalah keputihan (fluor albus).Keputihanpunbisaterjadikarenabermacam- macamsebab,seperti infeksi bakteri,sakit dalam waktu yang lama,kurang gizi,anemia,dan kurang terjaganya kebersihan yang berakibat timbulnya jamur.
“Keputihan bisa bersifat normal (fisiologis) atau tidak normal (patologis/ karena penyakit),”tutur dokter yang akrab disapa dr Ovi ini. Dokter Ovi menjelaskan,keputihan fisiologi merupakan keputihan yang mengeluarkan cairan berwarna bening cerah tidak gatal dan keluar menjelang atau sesudah haid. Sementara pada keputihan yang berbahaya dan menimbulkan penyakit adalah keputihan yang bersifat patologis dengan ciri khas cairan vagina tidak normal.Jumlah cairan yang keluar sangat banyak atau berlebihan, berbau amis atau apek, menyebabkan gatal dan nyeri di sekitar daerah kelamin, serta berwarna putih susu, kuning tua, cokelat, kehijauan, bahkan ada yang sampai berwarna merah dan menimbulkan kelainan pada daerah kelamin luar, seperti benjolan atau luka.
“Jika gejala keputihan tersebut yang terjadi, maka harus segera diatasi dengan dibawa ke dokter karena terindikasi telah terjadi infeksi,”ungkap dokter yang menjadi staf pengajar di Departemen Obgin,Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia ini. Penyebab keputihan patologis, di antaranya jamur Candida sp, Trichomons vaginalis,sejenis protozoa, ataupun kuman coccus. Namun, keputihan patologis juga bisa terjadi karena faktor, antara lain seperti kanker serviks,alergi,polip serviks,dan iritasi. Selain itu, masih dijelaskan Ovi,munculnya jamur di organ intim bisa disebabkan berat badan berlebih. Jamur juga berkaitan erat dengan imunitas,di mana daya tahan tubuh rendah bisa menyebabkan keluarnya cairan keputihan secara berlebihan. Itu sebabnya, untuk menghindari terjadinya keputihan atau penyakit lain yang timbul akibat tidak terjaganya kesehatan area genital, maka lakukan perawatan secara harian dan berkala.
Perawatan harian bisa dilakukan dengan memperhatikan pemilihan bahan celana dalam yang tepat, seperti menggunakan celana dalam dari bahan katun yang mudah menyerap keringat. Selain itu, untuk membersihkan area genital wajib menggunakan air bersih. Cairan antiseptik khusus untuk vagina sebaiknya digunakan seperlunya.
Cairan pencuci vagina (douching) yang bersifat antiseptik kuat atau bila dilakukan pemasukan cairan pencuci vagina dalam jumlah besar ke dalam vagina, dapat merusak flora normal vagina. Inilah yang menyebabkan jamur dan bakteri mudah tumbuh dan tidak disarankan dengan cairancairan yang dapat mengganggu keseimbangan pH vagina. “Jadi, pilih cairan yang mempunyai keasaman sesuai dengan vagina dan penggunaannya hanya untuk di bagian luar vagina,” ujar dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Ibu Anak Jakarta. Sementara untuk perawatan berkala, wanita bisa melakukannya dengan ratus, yaitu perawatan area genital dengan memanfaatkan uap dari bahan-bahan alam,seperti rempah-rempah yang direbus. Ada juga perawatan dengan melakukan spa, gurah, sampai totok area genital. (inggrid namirazswara)
Langkah-langkah Membersihkan Kuas Make-up
Kulit yang sensitif bisa menjadi bermasalah jika salah memilih make-up. Tapi jika Anda telah mencoba seluruh merek make-up tapi kulit tetap bermasalah, mungkin kuas make-up yang menjadi penyebabnya.
Kuas make-up yang kotor akan menimbulkan gangguan pada kulit. Timbulnya jerawat juga iritasi kulit menjadi risiko yang bisa dirasakan jika kita memakai kuas make-up yang kotor. Sebaiknya, segera bersihkan kuas make-up Anda dengan langkah-langkah yang disarankan Ehow berikut.
1. Rendam kuas make-up Anda di sebuah basksom berisi air hangat.
2. Masukkan shampo dengan pelembab sebanyak satu sampai dua sendok makan, dan biarkan kuas Anda terendam di dalamnya selama lima belas menit.
3. Pindahkan kuas ke dalam baskom lain yang berisi air hangat yang bersih, bersihkan dengan lembut.
4. Siapkan handuk kering lalu letakkan kuas yang sudah dibasuh di atasnya. Biarkan handuk itu menyerap seluruh air yang tersisa. Jangan menggosok kuas, karena akan membuatnya rontok. Keringkan dengan cara mengangin-anginkan kuas tersebut. Jika sudah kering, kuas siap untuk dipakai lagi.
Selamat mencoba!
Sumber : http://id.promotion.yahoo.com/stylefactor/artikel/post/stylefeatures/36/langkah-langkah-membersihkan-kuas-make-up.html
Memahami Fungsi Otak Kanan dan Kiri
Otak besar atau serebum yang terletak di atas batang otak merupakan bagian terbesar dari otak manusia. Bagian ini bertanggung jawab atas semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berpikir, menalarkan, mengingat, membayangkan, serta merencanakan masa depan.
Otak besar dibagi menjadi belahan (hemisfer) kiri dan belahan kanan. Masing-masing sisi mempunyai fungsi yang berbeda. Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika. Bagian otak ini merupakan pengendaliintelligence quotient (IQ). Daya ingat otak bagian ini juga bersifat jangka pendek.
Sementara itu otak kanan berfungsi dalam perkembangan emotional quotient (EQ). Misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan, dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, menari, dan melukis.
Belahan otak mana yang lebih baik, tidak mudah untuk dijawab sebab masing-masing sisi mempunyai fungsi yang berbeda. Akan tetapi, menurut para ahli, sebagian besar orang di dunia hidup dengan lebih mengandalkan otak kirinya.
Para pengguna otak kiri pada umumnya lebih kuat dalam matematika. Mereka juga cenderung memiliki telinga kanan lebih tajam, kaki dan tangan kanannya juga lebih tajam daripada tangan dan kaki kirinya. Demikian juga sebaliknya dengan pengguna otak kanan.
Bagaimana mengetahui seseorang menggunakan sisi otak bagian mana yang lebih dominan juga bisa diintip dari penampilan mejanya. Bila seseorang dominan menggunakan otak kanan, ciri meja kerjanya cenderung berantakan. Meski begitu dia mengetahui dengan pasti di mana letak barang-barang yang dicari serta apa yang saat itu sedang dikerjakan. Sebab, mereka yang lebih banyak menggunakan otak kanan, proses berpikirnya paralel, sedangkan pengguna otak kiri cara berpikirnya serial.
Untuk mengoptimalkan kinerja dua bagian otak, kita bisa melakukan senam otak (brain gym). Prinsip senam ini adalah melakukan gerakan-gerakan menyimpang melewati bagian tengah atau yang disebut corpus callosum.
5 Kesalahan Pilih Pelembab

Coba tengok meja rias Anda. Ada berapa botol pelembab, krim malam, dan pembersih muka yang sudah lama Anda beli tapi tak pernah disentuh? Bisa jadi ini akibat kesalahan yang biasa kita lakukan dalam berbelanja produk perawatan kulit. Agar tak tertipu lagi, coba cek daftar berikut ini.
Kesalahan pertama: mudah percaya iklan.
"Produk ini terbukti bisa memutihkan kulit hanya dalam waktu 21 hari," begitu bunyi iklan di majalah dan televisi. Anda pun percaya dan langsung membeli satu botol yang berukuran besar. Yang lupa Anda lakukan adalah membaca kemasannya dan melihat bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalamnya. Apakah benar bahan tersebut terbukti bisa memutihkan kulit? Dan jika produk itu mengklaim hasil yang fantastis, pastikan ada hasil penelitian dan riset yang sahih.
Kesalahan kedua: belanja produk diskon.
Tak ada salahnya memborong baju atau sepatu saat musim diskon tiba. Tapi untuk produk perawatan kulit, tunggu dulu. Pelembab merk ternama dijual hanya setengah harga? Hati-hati, bisa jadi barangnya palsu, atau malah stok lama dari tiga tahun lalu. Jika barangnya asli pun jangan langsung terburu-buru kalap memborong. Pastikan produk tersebut mengandung cocok untuk kondisi kulit Anda.
Kesalahan ketiga: mengambil resiko.
Sama seperti slogan iklan, "Buat anak kok coba-coba," untuk kulit pun Anda sebaiknya tak dijadikan ajang coba-coba. Jangan asal mencoba produk baru untuk kulit wajah jika Anda tak tahu apa saja yang terkandung di dalamnya. Bisa-bisa bukan cantik yang didapat, tapi jerawat, alergi, dan iritasi.
Kesalahan keempat: membeli produk yang tak sesuai dengan jenis kulit.
Ada alasannya kenapa Anda harus mengetahui apa jenis kulit Anda. Berminyak, kering, kombinasi, atau sensitif? Saat membeli produk perawatan wajah, belilah yang diperuntukkan bagi jenis kulit Anda. Jika kulit Anda berminyak, jangan memaksakan membeli produk berbentuk krim hanya karena harganya lebih murah.
Kesalahan kelima: menganggap produk mahal = bagus.
Tak banyak yang tahu, bahwa harga sebuah merek produk kecantikan bisa sangat mahal karena biaya promosi yang mereka keluarkan sangat besar. Sebagian besar dana perusahaan itu adalah untuk membayar selebritas yang jadi model iklan, membiayai iklan di berbagai media massa, hingga mengongkosi promosi road show keliling kota. Tak sebanyak itu dana yang mereka keluarkan untuk riset dan uji coba klinis. Sekali lagi, yang terpenting bukan label harganya, tapi label kemasannya yang mencantumkan bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalamnya.
Tips Aktivitas untuk Menstimulasi Anak Prasekolah
Tak ada yang bisa menjamin anak prasekolah Anda bisa menjadi seseorang yang jenius. Tetapi, aktivitas tertentu untuk anak usia 3-5 tahun bisa membantunya mengoptimalkan fungsi otaknya.
Hingga usia 2 tahun, otak bayi akan berkembang sangat pesat setiap harinya. Perkembangan selama 2 tahun pertama adalah perkembangan berbahasa serta motorik halus tercepat yang pernah ia alami. Namun, memasuki usia 3-5 tahun, perkembangan itu melambat dan cenderung stabil, tetapi otak bekerja dan membangun koneksi dengan bagian-bagian lainnya.
Di usia prasekolah, otak anak sedang belajar membangun kemampuan memecahkan masalah dan menggunakan bahasa untuk bernegosiasi. Begitu pun, mereka sedang belajar mengkoordinasikan tubuhnya, seperti cara menendang bola sambil mengukur ketepatan arahnya.
Michele Macias, MD, jurubicara American Academy of Pediatrics (AAP) mengatakan, "Di usia ini, anak-anak seharusnya berada di luar dan mengeksplorasi banyak hal, serta bersiap untuk tugas terpenting mereka selanjutnya, yakni sekolah."
Menurut Macias, stimulan otak terbaik bagi anak adalah waktu pribadi dengan orangtuanya. Meski di usia ini adalah waktu anak untuk belajar mandiri, tetapi keterikatan anak-orangtua masih ada. Ditambahkan lagi, pertukaran bahasa dan ide adalah pendorong perkembangan otak yang paling penting bagi anak ketimbang
menyuruh si anak beraktivitas yang lain. Aktivitas yang bisa Anda lakukan antara lain;
Membaca bersama
Membaca baik untuk memberi waktu berkualitas dengan anak, sekaligus menstimulasi otak anak. Menurut studi, membaca bersama anak bisa membantunya belajar "melek huruf" lebih cepat. Memperkaya kemampuan berbahasa dan diksi, serta memicu diskusi dengan orangtua yang mempercepat pemahaman. Pilihan buku bisa yang bersifat cerita, berhitung, ABC, mencocokkan, dan membagi.
Main pura-pura
Anak pra-sekolah memiliki imajinasi yang besar. Mereka akan sangat suka bermain seakan-akan mereka seorang puteri, pebalet, superhero, dan lainnya. Selain menyenangkan, bermain pura-pura juga bisa mengajak mereka bereksperimen dengan permainan peran.
Permainan imajinatif juga membangun kemampuannya berbahasa, karena hal ini menyangkut berpikir mengenai kata-kata dan mengulangi apa yang mereka dengar.
Jadi, ketika ia mengajak Anda bermain pura-pura, jangan langsung menolaknya.
Belajar berteman
Belajar aturan bermain dengan banyak bermain dengan teman akan mendorong kecerdasan sosialnya. Tambahan lagi, berteman juga membantunya melatih kendali diri, berbagi, dan bernegosiasi. Belajar bersosialisasi membuat anak membangun belajar tentang stereotip anak lain. Misal, kesukaan anak yang lebih tua atau anak yang lebih muda, serta perbedaan tingkah anak laki-laki dari anak perempuan.
Anak yang tidak belajar bersosialisasi bisa jadi anak yang sangat pandai dan ber-IQ tinggi, tetapi akan sulit sukses dalam hal kesehatan, tugas sekolah, bahkan pekerjaan.
Games dan puzzle
Permainan tradisional zaman dulu, seperti Petak Umpet, Petak Jongkok, dan lainnya membantu anak belajar kemampuan sosial anak. Anak akan belajar mengambil giliran, serta belajar menerima frustasi karena tidak menang. Mengingat aturan juga melatih otot memori. Permaianan fisik membantu mengasah koordinasi motorik anak.
Sementara permainan semacam puzzle memberinya latihan mencari cara lewat permainan nonverbal dan kemampuan bervisual. Stimulasi ini akan melatih otaknya.
Belajar bahasa asing
Riset menunjukkan, anak usia ini bisa belajar berbahasa lebih cepat ketimbang saat mereka sudah mencapai usia dewasa. Belajar bahasa asing juga memberinya stimulasi pada area otak yang bertanggung jawab untuk menyimpan, memperkirakan, dan mengucapkan kata-kata.
Bahasa kedua juga membantu mengembangkan kemampuan verbal dan spasial, serta diksi dan kemampuan membaca. Ditambah lagi, ia akan belajar mengenai perbedaan kultural.
Kelas khusus usianya
Kelas olahraga untuk anak seusianya bisa membantu membentuk struktur, menciptakan setting sosial, dan membangun kemampuan motorik serta keseimbangan. Serupa dengan itu, musik dan kursus kesenian bisa mendorong kecerdasan artistik atau musikal. Namun, tak ada bukti yang mengatakan bahwa kelas-kelas semacam ini bisa menciptakan anak jenius.
Ikut bermain
Ingatlah akan nilai keuntungan dari bermain bebas. Terlibatlah dalam waktu bermain mereka, tetapi jangan memaksakan kendali Anda, karena justru bisa menghilangkan keuntungannya, khususnya dalam membangun kreativitas, kepemimpinan, dan berkelompok.
Macias juga mengingatkan pentingnya untuk tidak memaksakan si kecil belajar terlalu banyak atau ikut dalam aktivitas atau kelas terlalu banyak, karena bisa membuatnya kelelahan atau frustasi. Apa pun kelas yang Anda pilih, pastikan si kecil menyukainya dan tidak merasa tertekan. Biarkan si kecil menikmati masa kecilnya.
Sumber : http://sambilminumt eh.blogspot. com/2010/ 12/aktivitas- yang-menstimulas i-otak-anak. html
Hingga usia 2 tahun, otak bayi akan berkembang sangat pesat setiap harinya. Perkembangan selama 2 tahun pertama adalah perkembangan berbahasa serta motorik halus tercepat yang pernah ia alami. Namun, memasuki usia 3-5 tahun, perkembangan itu melambat dan cenderung stabil, tetapi otak bekerja dan membangun koneksi dengan bagian-bagian lainnya.
Di usia prasekolah, otak anak sedang belajar membangun kemampuan memecahkan masalah dan menggunakan bahasa untuk bernegosiasi. Begitu pun, mereka sedang belajar mengkoordinasikan tubuhnya, seperti cara menendang bola sambil mengukur ketepatan arahnya.
Michele Macias, MD, jurubicara American Academy of Pediatrics (AAP) mengatakan, "Di usia ini, anak-anak seharusnya berada di luar dan mengeksplorasi banyak hal, serta bersiap untuk tugas terpenting mereka selanjutnya, yakni sekolah."
Menurut Macias, stimulan otak terbaik bagi anak adalah waktu pribadi dengan orangtuanya. Meski di usia ini adalah waktu anak untuk belajar mandiri, tetapi keterikatan anak-orangtua masih ada. Ditambahkan lagi, pertukaran bahasa dan ide adalah pendorong perkembangan otak yang paling penting bagi anak ketimbang
menyuruh si anak beraktivitas yang lain. Aktivitas yang bisa Anda lakukan antara lain;
Membaca bersama
Membaca baik untuk memberi waktu berkualitas dengan anak, sekaligus menstimulasi otak anak. Menurut studi, membaca bersama anak bisa membantunya belajar "melek huruf" lebih cepat. Memperkaya kemampuan berbahasa dan diksi, serta memicu diskusi dengan orangtua yang mempercepat pemahaman. Pilihan buku bisa yang bersifat cerita, berhitung, ABC, mencocokkan, dan membagi.
Main pura-pura
Anak pra-sekolah memiliki imajinasi yang besar. Mereka akan sangat suka bermain seakan-akan mereka seorang puteri, pebalet, superhero, dan lainnya. Selain menyenangkan, bermain pura-pura juga bisa mengajak mereka bereksperimen dengan permainan peran.
Permainan imajinatif juga membangun kemampuannya berbahasa, karena hal ini menyangkut berpikir mengenai kata-kata dan mengulangi apa yang mereka dengar.
Jadi, ketika ia mengajak Anda bermain pura-pura, jangan langsung menolaknya.
Belajar berteman
Belajar aturan bermain dengan banyak bermain dengan teman akan mendorong kecerdasan sosialnya. Tambahan lagi, berteman juga membantunya melatih kendali diri, berbagi, dan bernegosiasi. Belajar bersosialisasi membuat anak membangun belajar tentang stereotip anak lain. Misal, kesukaan anak yang lebih tua atau anak yang lebih muda, serta perbedaan tingkah anak laki-laki dari anak perempuan.
Anak yang tidak belajar bersosialisasi bisa jadi anak yang sangat pandai dan ber-IQ tinggi, tetapi akan sulit sukses dalam hal kesehatan, tugas sekolah, bahkan pekerjaan.
Games dan puzzle
Permainan tradisional zaman dulu, seperti Petak Umpet, Petak Jongkok, dan lainnya membantu anak belajar kemampuan sosial anak. Anak akan belajar mengambil giliran, serta belajar menerima frustasi karena tidak menang. Mengingat aturan juga melatih otot memori. Permaianan fisik membantu mengasah koordinasi motorik anak.
Sementara permainan semacam puzzle memberinya latihan mencari cara lewat permainan nonverbal dan kemampuan bervisual. Stimulasi ini akan melatih otaknya.
Belajar bahasa asing
Riset menunjukkan, anak usia ini bisa belajar berbahasa lebih cepat ketimbang saat mereka sudah mencapai usia dewasa. Belajar bahasa asing juga memberinya stimulasi pada area otak yang bertanggung jawab untuk menyimpan, memperkirakan, dan mengucapkan kata-kata.
Bahasa kedua juga membantu mengembangkan kemampuan verbal dan spasial, serta diksi dan kemampuan membaca. Ditambah lagi, ia akan belajar mengenai perbedaan kultural.
Kelas khusus usianya
Kelas olahraga untuk anak seusianya bisa membantu membentuk struktur, menciptakan setting sosial, dan membangun kemampuan motorik serta keseimbangan. Serupa dengan itu, musik dan kursus kesenian bisa mendorong kecerdasan artistik atau musikal. Namun, tak ada bukti yang mengatakan bahwa kelas-kelas semacam ini bisa menciptakan anak jenius.
Ikut bermain
Ingatlah akan nilai keuntungan dari bermain bebas. Terlibatlah dalam waktu bermain mereka, tetapi jangan memaksakan kendali Anda, karena justru bisa menghilangkan keuntungannya, khususnya dalam membangun kreativitas, kepemimpinan, dan berkelompok.
Macias juga mengingatkan pentingnya untuk tidak memaksakan si kecil belajar terlalu banyak atau ikut dalam aktivitas atau kelas terlalu banyak, karena bisa membuatnya kelelahan atau frustasi. Apa pun kelas yang Anda pilih, pastikan si kecil menyukainya dan tidak merasa tertekan. Biarkan si kecil menikmati masa kecilnya.
Sumber : http://sambilminumt eh.blogspot. com/2010/ 12/aktivitas- yang-menstimulas i-otak-anak. html
Bunda Bekerja di Rumah
Bekerja dari rumah adalah satu-satunya pilihanku saat ini. Hatiku menolak untuk kembali bekerja di kantor karena ingin sepenuhnya mengasuh dan mendidik Mas Alif, titipanNya kepada aku dan suami, tapi aku sendiri juga nggak mau kehilangan income pribadiku sepenuhnya.
Aku pernah ambil proyek pembuatan buku tentang Computer Security yang aku kerjakan hanya dari rumah, di depan laptop, bersama dengan koneksi internet yang menemani. Tapi namanya proyek, ya kalau udah selesai, ya berarti selesai tugasnya.
Dan saat ini, aku menjalankan sebuah bisnis online, juga hanya dari rumah, di depan laptop, ditemani koneksi internet. Juga sesekali keluar rumah untuk ketemu dengan teman-teman ataupun untuk menghadiri training untuk mengasah skill.
Insya Allah bisnis online ini mulai menghasilkan. Yang aku suka adalah, aku tau tujuanku di bisnis online ini, aku tau cara untuk menuju ke sana, dan udah banyak orang yang terbukti berhasil di bisnis online yang aku ikuti.
Tapi yang namanya ibu yang bekerja dari rumah, pastilah harus mengeluarkan effort yang cukup untuk bisa seimbangkan antara keluarga dan bisnis. Pagi, siang, sore, malam, aku bersama Mas Alif. Kecuali saat Mas Alif tidur, aku bisa kerja. Tapi saat Mas Alif terbangun, pasti aku bersamanya.
Setelah Mas Alif tidur malam, baru aku bisa lanjutkan kerja. Ngoyo?? Nggak!!
Lebih baik aku kerja keras dari sekarang untuk mencapai keinginanku.. Apalagi, harga kebutuhan pangan juga sekolah makin meroket kaan?? Apa masih mau bersantai??
Tidur lebih malam, bangun lebih pagi.. Capek?? Oh..pasti!! Itu harga yang harus aku bayar agar aku Insya Allah bisa santai-santai nantinya menikmati hasil kerja kerasku..
Kalau dulu.. aku tinggal minta ke orang tua kalau mau beli sesuatu..sekarang..anakku yang nanti akan minta ke aku..
Kalau dulu.. aku masih bisa santai karena masih ada orang tua yang support semua kebutuhanku..sekarang..aku yang harus support kebutuhan anakku..
Kalau dulu..aku belum begitu ngerti tentang pentingnya kerja keras..pentingnya punya penghasilan karena orang tuaku yang sediakan semuanya untukku dan aku tinggal minta.. sekarang.. ??
Menjadi ibu rumah tangga, juga punya kesempatan yang sama untuk punya penghasilan sama atau bahkan jaauuuhhh melebihi para ibu yang bekerja di kantor.. Itu hanya mengenai pilihan..Mau ikut denganku ? Isi Form Pendaftarannya di link ini yaa.. http://www.dbc-network.com/daftar.php?id=diani122
Salam,
Herni Ardiani
YM : diani_122
FB : Herni Ardiani Rendy
Twitter : @herniachfan
Telp : +62 8111 881 772
Salam,
Herni Ardiani
YM : diani_122
FB : Herni Ardiani Rendy
Twitter : @herniachfan
Telp : +62 8111 881 772
Langganan:
Postingan (Atom)

